Oleh- Oleh di Minggu Kemarin

Kalau kamu mau tahu value of life, cepetan kesini!

img-20161024-wa00171
Mbak Laras, Mas Gilang, Mbak Nia, Me, and Mbak Ijah

Itu salah satu pesan singkat yang temen saya kirimin. Ayu, teman dari zaman penjajahan – zaman alay- zaman kekinian ini ngajakin saya buat liat kegiatan singkat para atlet di acara PEPARNAS JABAR 2016 minggu kemarin. Saya enggak liat langsung sih pertandingan para atlet kece dari berbagai provinsi se- Indonesia ini, tapi saya sempat main ke Hotel tempat mereka beristirahat.

Kebetulan, temen saya jadi panitia akomsi. Akomodasi dan Konsumsi di Hotel sebagai mediator antara pihak Hotel dan para atlet. Saya main kesana disela waktu break-nya Ayu waktu itu jadi enggak mengganggu kegiatan dia sebagai panitia. Meskipun enggak lama, Man, that was one of the best things in my life.

img-20161024-wa00071
Semacam narsisme terselubung ini 😀

why? para atlet ini adalah penyandang disabilitas tapi mereka itu adorable, ceria banget, enggak larut dalam keterbatasan yang mereka punya. Dengan keadaan yang special yang telah Allah anugerahkan itu mereka bisa dapet banyak medali atas prestasi mereka, hasil kerja keras mereka, hasil dari bangga dan sayang dengan diri mereka sendiri. Even menurutku medali itu cuma bonus dan plus sebagai tanda bahwa mereka itu sangat berharga. They live their life to the fullest, struggle to reach their dreams.

Saya jadi malu kalau selama ini sering ngeluh ini itu 😦 Saya aja yang Alhamdulillah lahir dengan anggota tubuh yang lengkap, masih bisa mendengar, berbicara, dan melihat (meski harus pakek kacamata minus karena keseringan nonton tv terlalu deket pfft) enggak bisa renang sama sekali hahaha. Mereka mah jago parah!

img-20161024-wa00041
Mau pada shopping di Pasbar. Nunggu driver Go Car yang nggak nyaut melulu.

img_89991
Gian, Mbak Nia, Ayu, Mas Gilang, sama Mas Miswan.

 When I got a chance to have a chit- chat, ngobrol sama mereka asik banget ketawa- ketawa terus. Totally looove the vibe. Ternyata, kalau ketika kita bisa bersyukur dan mencintai diri sendiri, life would be more fun! dan, terlalu fokus sama kekurangan diri sendiri itu kayaknya cuma wasting time doang. Bukankah bersyukur  itu lebih asik dan nikmat?

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. QS. 14:7


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s